Warga Makassar Langsung Serbu Assikalaibineng [Diprediksi Jadi Best Seller di Toko Buku Gramedia Mal Panakkukang dan MaRI]

Tribun Timur |  Kamis, 22 Januari 2009 | 02:26 WITA

ANIMO warga Kota Makassar dan sejumlah daerah di Sulawesi Selatan untuk memiliki buku Assikalaibineng, Kitab Persetubuhan Bugis, yang diterbitkan Ininnawa sangat tinggi. Buku karya Muhlis Hadrawi ini resmi merambah toko-toko buku di kota ini termasuk di Gramedia Mal Panakkukang dan Mal Ratu Indah (MaRI), Selasa (20/1).

“Kami sudah jual sejak kemarin (Selasa, 20/1). Baru masuk langsung laku lima belas. Kami saat ini hanya memiliki stok terbatas. Kondisi terakhirnya belum saya cek, tidak menutup kemungkinan besok (hari ini) sudah ludes,” kata Store Manager Gramedia Mal Panakkunang Yohanes Beda, Rabu (21/1).
Untuk tahap pertama, tambah Yohanes, pihaknya hanya mendapat suplai sebanyak 50 eksemplar. “Untuk minat memang sangat luar biasa apalagi diulas di Tribun. Jauh hari sebelum ada sudah banyak warga yang menelepon maupun menanyakan ke customer kami tentang buku ini,” jelasnya.
Sejak diulas di Tribun, pekan lalu, animo masyarakat untuk mendpatkan buku ajaran persetubuhan khas Bugis-Makassar dan ajaran Islam ini amat tinggi. Di SMScenter redaksi Tribun, setiap harinmya ada sekitar 150-an SMS yang menanyakan informasi soal harga dan dimana penjualan buku ini.(axa)

ANIMO warga Kota Makassar dan sejumlah daerah di Sulawesi Selatan untuk memiliki buku Assikalaibineng, Kitab Persetubuhan Bugis, yang diterbitkan Ininnawa sangat tinggi. Buku karya Muhlis Hadrawi ini resmi merambah toko-toko buku di kota ini termasuk di Gramedia Mal Panakkukang dan Mal Ratu Indah (MaRI), Selasa (20/1).

“Kami sudah jual sejak kemarin (Selasa, 20/1). Baru masuk langsung laku lima belas. Kami saat ini hanya memiliki stok terbatas. Kondisi terakhirnya belum saya cek, tidak menutup kemungkinan besok (hari ini) sudah ludes,” kata Store Manager Gramedia Mal Panakkunang Yohanes Beda, Rabu (21/1).
Untuk tahap pertama, tambah Yohanes, pihaknya hanya mendapat suplai sebanyak 50 eksemplar. “Untuk minat memang sangat luar biasa apalagi diulas di Tribun. Jauh hari sebelum ada sudah banyak warga yang menelepon maupun menanyakan ke customer kami tentang buku ini,” jelasnya.
Sejak diulas di Tribun, pekan lalu, animo masyarakat untuk mendpatkan buku ajaran persetubuhan khas Bugis-Makassar dan ajaran Islam ini amat tinggi. Di SMScenter redaksi Tribun, setiap harinmya ada sekitar 150-an SMS yang menanyakan informasi soal harga dan dimana penjualan buku ini.(axa)

Leave a Reply