Kekuasaan Raja, Syeikh, dan Ambtenaar Pengetahuan Simbolik dan Kekuasaan Tradisional Makassar 1300-2000 (And The Sun Pursued the Moon) Thomas Gibson Ininnawa, Mei 2009 DALAM rentangan seribu tahun, sejak tahun 600-1600, Laut Jawa didominasi oleh lingkaran kerajaan-kerajaan maritim yang penguasanya terlibat dalam penjarahan, perdaganan dan pernikahan jarak jauh. Kekuasaan Raja, Syeikh, dan Ambtenaar menjelajahi proses ekonomi, politik dan simbolik yang menggabungkan [...]
Roger Tol, Kees van Dijk, dan G Acciaioli (ed.) Ininnawa & KITLV Jakarta Februari 2009 vii + 376 halaman Beragam citra dan stereotip yang tersebar luas ditujukan untuk orang Bugis, Makassar, juga suku-suku lain di Sulawesi Selatan, dan banyak di antaranya yang berlawanan satu sama lain. Penduduk Sulawesi Selatan dilukiskan sebagai pelaut yang [...]
Harian Fajar | 08 Maret 2009 | Oleh: Supa Atha’ na Fantastis! Tanggapan Wahyuddin (WD) (Assikalaibineng, Politik Seks Lelaki Bugis;Fajar,1/2), dosen muda berbakat dan penuh potensi, atas buku sejawatnya, Muhlis Hadrawi, Assikalaibineng, Kitab Persetubuhan Bugis. Fantastis karena ia menganggap muatan “Assikalaibineng” tidak lebih dari sebuah politik seks lelaki Bugis.Nuansa politik itu dimaknai hubungan seksual berpola relasi [...]
Tribun Timur | Jumat, 23 Januari 2009 | 01:12 WITA Buku Assikalaibineng bukalah Herry Potter. Penulisnya pun bukan JK Rowling, namun Muhlias Hadrawi, seorang pria Bugis yang baru saja merampungkan pendidikan magisternya (S2) di Universitas Indonesia (UI). Namun buku yang mengulas persetubuhan cara Bugis ini mampu “menyihir”. Heboh buku Assikalaibineng, Kitab Persetubuhan Bugis juga berimbas ke Toko [...]
Opini | Tribun Timur | Jumat, 23 Januari 2009 | 22:53 WITA Seks juga adalah sebuah cara untuk menjaga stabilitas kehidupan manusia. Oleh karean itu perkawinan dapat dikatakan sebagai sumber, akar, dan pusat kehidupan itu sendiri. Perkawinan adalah asal mula dari kehidupan itu sendiri secara sosial maupun individu Assikalaibineng, buku yang ditulis oleh salah seorang dosen penuh [...]